| Su-30 "Flanker-C" |
Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI-AU
|
| Tipe |
Pesawat tempur multi-peran |
| Produsen |
Sukhoi |
| Terbang perdana |
1989 |
| Diperkenalkan |
1992 |
| Status |
Aktif |
| Pengguna |
Rusia
India
Tiongkok
Malaysia
Indonesia |
| Harga satuan |
US$33-$45 juta |
| Acuan dasar |
Su-27 |
|
|
|
|
|
|
Sukhoi Su-30 (kode NATO:
Flanker-C) adalah pesawat
tempur yang dikembangkan oleh Sukhoi Rusia pada tahun 1996. Pesawat ini
adalah pesawat tempur multi-peran, yang efektif dipakai sebagai pesawat
serang darat. Pesawat ini bisa dibandingan dengan F/A-18E/F Super
Hornet and F-15E Strike Eagle Amerika Serikat.
Pesawat ini adalah pengembangan dari Su-27UB, dan memiliki beberapa
varian. Seri Su-30K dan Su-30MK telah sukses secara komersial.
Varian-varian ini diproduksi oleh KNAAPO dan Irkut, yang merupakan anak
perusahaan dari grup Sukhoi. KNAAPO memproduksi Su-30MKK dan Su-30MK2,
yang dirancang dan dijual kepada Tiongkok. Su-30 paling mutakhir adalah
seri Su-30MK buatan Irkut. Antara lain Su-30MKI, yang merupakan pesawat
yang dikembangkan khusus untuk Angkatan Udara India, serta MKM untuk
Malaysia dan MKA untuk Aljazair.